Karung Mortar Ditinjau Dari Bahan Bakunya

Karung Kertas Mortar

Tuntutan untuk semakin mengembangkan produk di dunia ekonomi menambah keinginan dan tuntutan setiap perusahaan untuk terus bersaing satu sama lain. Dalam bidang industri kertas banyak yang melakukan penelitian lanjut untuk lebih mengetahui bahan apakah yang bisa dipakai untuk memperoleh produk yang terbaik.  Karung kertas mortar yang memiliki kekuatan dan ketahanannya semakin dikembangkan, ditambah kertas ini dapat melindungi produk ketika digunakan sebagai wadahnya. Terdapat berbagai macam produk jenis kertas mortar ini ketika kita tinjau dari bahan bakunya.

Macam-Macam Karung Kertas Mortar Berdasarkan Bahan Bakunya

Karung kertas mortar pertama yaitu sering disebut dengan Karung Kertas Kraft Aluminium Foil, ini berasal dari bahan aluminium. Memiliki warna putih mengkilap, dan biasanya dirancang untuk digunakan dalam industri makanan dan minuman. Aluminium foil dikenal tidak bisa terkorosi sehingga kuat untuk digunakan dalam kemasan. Selanjutnya adalah karung kertas laminasi atau lamination paper. Kertas ini memiliki ketebalan yang besar dan biasanya berwarna coklat. Bahan dasar yang di gunakan adalah PE Coated dan kertas kraft putih. Produk kertas ini banyak digunakan untuk produk makanan dan minuman, namun biasanya disesuaikan dengan permintaan pemesan, desainnya juga dapat diminta sesuai pesanan.

Selanjutnya adalah karung kertas sandwich, ini biasnya digunakan untuk kemasan makanan cepat saji yang membutuhkan waktu yang tidak lama. Pembuatannya ini menggunakan bahan kertas kraft coklat maupun menggunakan kertas kraft putih yang di tambah dengan lamination woven. Kertas ini cukup kuat dan tahan lama. Biasanya bentuk ini terbuka pada salah satu ujungnya dan sisi yang lain berbentuk jahitan. Proses pembuatan karung kertas mortar membutuhkan waktu yang lama, hal ini disesuaikan dengan macam-macam jenis dan kegunaannya. Bahan tambahan lain juga mempengaruhi kualitasnya yang disesuaikan dengan apa nantinya kertas mortar ini digunakan.  Karung ini memiliki ketebalan untuk tiap jenisnya, hal ini untuk mendukung kegunaan kertas itu sendiri agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, meskipun begitu nantinya terdapat dampak lain yang timbul.

Related posts: